RISALAH KERINDUAN

Alhamdulillahirabbil’alamin puji syukur atas karunia Allah SWT dan Sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW beserta sahabat-sahabat beliau yang berjuang menegakkan kalimat Tauhid pada masa-masa awal Islam.

Buku yang berjudul: Risalah Kerinduan ini merupakan hasil dari Event menulis cerpen yang bertemakan Air Mata”. Sehingga terlahirlah sebuah antologi cerpen dari beberapa Penulis yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. Ini lah misi dari Komunitas @temanfiksi, Karena @temanfiksi merupan Komunitas yang bergerak dalam dunia kepenulisan baik berupa penerbitan, pelatihan & event-event.

Mudah-mudahan buku antologi cerpen ini bisa menumbuhkan semangat bagi seorang penulis untuk mengasah kemampuannya secara terus menerus dalam dunia kepenulisan, karena dalam buku ini tersaji beberapa gaya tulisan dari beberapa orang penulis.

DAFTAR PUISI

  1. Maafkanlah, semoga hatimu lebih baik, Oleh: Restifahnum Dasril
  2. Percikan Air Mata Haru, Oleh: Dinni Syafriyuni
  3. Air Mata Irana, Oleh: Amalia Pratiwi
  4. Air Mata Prambanan, Oleh: Arkadia Lawalon
  5. Fantasi dan Realitas, Oleh: Atun Soleha
  6. Air Mata Asih, Oleh: Bibit Santosa Slamet
  7. Badai Sendu Terhempas Malu Sang Ibu, Oleh: Bima Satria
  8. Hatiku Penuh Luka, Bukan Cinta, Oleh: Febriani Puspitasari
  9. Kamu, Ayah!, Oleh: Hany Indria Septiani
  10. Bersahabat dengan Air Mata, Oleh: Huti Salfani
  11. Azalea Flower, Oleh: Indah Fadhila Priyanitama
  12. Risalah Kerinduan, Oleh: M.’Izzuddin Robbani Habe
  13. Malaikatku, Oleh: Matsushina Miyura
  14. My Voice, Oleh: Rahma Sintya
  15. Momentum Kesia-Siaan, Oleh: Riqhi Alvin Sani
  16. Cinta dan Air Mata, Oleh: Utami Sela Monika
  17. Cintaku Bukan di Sekepal Tanah Surga, Oleh: Zize Liseni
  18. Pengulangan Elegi, Oleh: Fadhil Hudaya
  19. Untukmu Agamamu Untukku Agamaku, Oleh: Fiqri Ihsan Fadhillah
  20. Aku Ingin Sekolah!, Oleh: Dimas Hendri Putra
  21. Senyuman Terakhir dari Ayah, Oleh: Ena Cahyati
  22. Penyesalan, Oleh: Leli Wati
  23. Dear Papa, Oleh: Salmia Cahaya Fitri
  24. Detik Waktu Memaksa Rindu, Oleh: Putri Alvita
  25. Catatan Kecil di Masa Lalu, Oleh: Jaka Sandara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + fourteen =