QALAM CINTA

Novel yang berjudul Qalam Cinta ini adalah novel yang pertama yang saya Publikasikan dan diterbitkan dari beberapa novel dan cerita yang pernah saya tulis. Dalam proses pembuatan novel ini dari awal sampai diterbitkan sebenarnya tidak sedikit saya menemui hambatan, namun yang membuat hambatan itu bisa saya lalui adalah motivasi dari seorang penulis.

Motivasi ini lah yang membuat saya bisa menyelesaikannya, jika kita punya ide namun tidak ada motivasi untuk menuangkan dalam sebuah tulisan, hasilnya tidak akan seimbang. Begitu juga sebaliknya jika kita berniat menulis namun tidak punya ide, hasilnya akan nol kecil. Kenapa nol kecil? Kenapa tidak nol besar. Walau kita tidak punya ide, paling tidak kita sudah punya niat untuk menulis.

Benar kata orang-orang sukses, untuk melakukan sesuatu hal yang baru terhadap diri kita, kita tidak bisa lepas dari 3B dan harus melakukannya (berdoa, berusaha, dan bercermin). Poin ketiga bercermin, tanpa kita sadari setiap hari kita bercermin untuk melihat wajah kita, namun kita lupa bertanya pada bayang kita, apa karya yang telah saya buat? Apa ada yang saya banggakan jika kelak saya sudah tua? Apa sudah ada dokumen yang mengukir memori dalam hidup saya dan orang lain? Pertanyaan itu lah yang menghantui saya disetiap mimpi indah.

Namun saya yakin dan keyakinan saya ini telah dialami oleh jutaan orang sukses di jagad raya ini, bahwa setiap satu usaha ada ribuan jalan. Bisa kita analogikan, untuk mendapatkan angka 100, tidak harus dengan 50+50 saja. Tapi bisa dengan 10+10+10+10+10+10+10+10+10+10. Kalau 120-20 ternyata juga bisa.

Lewat novel Qalam Cinta ini saya ingin membawa pembaca bahwa berkarya itu membutuhkan perjuangan dan perjuangan itu membutuhkan motivasi. Tokoh utama yang bernama Adrian yang seorang Seniman berbakat tapi dia tidak mempunyai motivasi untuk maju dan sukses, sehingga membuat ia sering melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar norma-norma agama. sehingga membuat dia di Druop Out (DO) dari kampusnya.

Ayahnya yang seorang pelukis senior merasa ia cacat dalam mendidik anak, sehingga ia mengirim Adrian untuk belajar seni Islam ke Pesantren kaligrafi. Dengan sungguh terpaksa Adrian memenuhi permintaan ayahnya. Disanalah Adrian menemukan Qalam Cinta yang membuat ia memiliki motivasi. Dan disana juga lah Adrian melawan rintangan kehidupan dengan menerapkan 3B.

Mudah-mudahan dengan cerita Novel yang sangat-sangat sederhana ini bisa menumbuhkan semangat untuk berkarya dan melakukan sesuatu yang baru. Dan semoga pembaca dapat memetik manfaat dari novel Qalam Cinta ini, semoga Allah memberikan jalan disetiap sujud kita dan membentangkan jalan kesuksesan disetiap impian-impian kita yang selama ini tertunda.

DAFTAR ISI

Satu

Kisah Suram

Lukisan dan Sebotol Tuak

Pukul 11 Lewat 5

Dua

Santri Pesantren Kaligrafi

Lembaran Hari Pertama Jadi Santri

Lembaran Malam Pertama Di Pesantren

Tiga

Goresan Impian dan Cinta

Kulihat Cinta dari Tanah Rencong

Ajari Aku, Zahra

Goreskan Cinta Untukku, Zahra

Empat

Bukan Akhir segalanya

Lukisan Impan dan Cinta

Harapan itu Masih Ada

Bapak Tukang Bingkai

Pameran yang dinanti

Lima

Kehadiran Qalam Cinta

Masihkah Ada Harapan

Semangat baru di hari yang baru

Arti Kemenangan dan Kecurangan

Enam

Penutup

      Saling berbagi

      Tentang Jaka Sandara

      Ungkapan terima Kasih

      Pesan Dari kita untuk Kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − 10 =