Muhammad Riyadz Aqsha

Muhammad Riyadz Aqsha adalah namaku, saya dilahirkan di Kabupaten Kerinci tepatnya pada 23 oktober 2001 dan dibesarkan oleh Orang Tua Saya dengan didikan agamisme dan nasionalisme. Saya anak kedua dari dua bersaudara. Kami diajarkan juga oleh Kedua Orang Tua agar selalu rendah hati dan sederhana, selain itu beliau juga menanamkan sikap kepemimpinan kepada kami karena bangsa Indonesia mebutuhkan generasi penerus yang agamis, nasionalis, rendah hati, dan memiliki jiwa kepemimpinan layaknya Rasullulah SAW yang mampu memimpin sampai pelosok dunia.

Aku lahir di negeri seribu budaya, Indonesia, ada satu pepatah yang selalu aku ingat yaitu Harimau mati meninggalkan belang, Gajah mati meninggalkan gading, Manusia mati meninggalkan nama, Aku mengambil ibrah pada pepatah tersebut dengan selalu bertekad menjadikan hidup dan matiku salalu berjuang menjadi orang yang menebarkan kebermanfaatan kepada manusia lainnya, Saya bersyukur kepada Allah SWT telah memberikan begitu banyak tempat belajar bagi saya “alam tarbentang menjadi guru” itulah kiasan yang menggambarkan kebaikan dari Tuhan walaupun itu belum seberapa.

Dalam menjalani keseharian, Saya memegang motto yang dapat memberi arah perlajanan hidup kepada Saya yaitu “hidup keras tapi tak kasar” yang memiliki makna teruslah berjuang dengan semangat seperti para pejuang bangsa dalam memperjuangkan Indonesia Raya tanpa perlu bertindak kasar kepada alam dan orang lain.

Untuk berakrab diri dengan Riyadz, bisa berkunjung ke:

Email               : Riyadzaqsha@gmail.com

Instagram       : Riyadzaqsha

Facebook       : Muhammad Riyadz Aqsha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − seventeen =