• Cerpen

    Dan Ternyata

    “ibuuuuu, ibu dimana?”….             Teriakan Zian terdengar amat keras, bolak balik ia mencari ibunya di pasar pada siang itu, kesana kemari berjalan dengan langkah yang mulai lelah. Wajahnya terlihat berminyak terkena sinar mentari pada siang itu, tangannya pun mulai letih membawa dua buah kelapa yang baru saja ia beli untuk memasak gulai nantinya.             Suasana pasar yang teramat padat membuat orang berdempat-dempetan, pantas pasar tersebut dinamai dengan “Pasar Senggol”, jika tidak berhati-hati maka akan banyak sekali anak yang hilang mencari ibunya yang terpisah saat berjalan dipasar tersebut.             “Ondeh oi,,, dimana ibu, ramai sekali pasar hari ini”. Ucap Zian.             Ia terduduk disebuah toko sepatu “Angkasa”[1] sekedar untuk beristirahat karena…