Puisi

Sepucuk Surat

Telah lama ku nanti

Kata-kata indah yang terukir

Kertas putih itu jadi saksi rasa rindu

Bukan sesa’at hati merindu tapi setiap saat

Duhai kasih rindukah dirimu

Senyuman yang tergores saat itu

Sulit terungkap dan terlupakan

Lepaskan lah rasa itu dengan sepucuk surat

Tulis semua rasamu untukku

Kan kudengar dengan hati yang terdalam

Hati yang kosong dan hampa

Berharap hatimu mengisi ruang-ruang lamunan

Menjadi baris-baris sinaran mentari pagi yang menghangatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *